terulang lagi (part two)
Hari ini memang sudah kunanti selama sebulan. Yup, tanggal 10 September, tepat satu bulan setelah gips dipasang. Mengapa kunanti? "Kalo kondisinya bagus, gips bisa dilepas satu bulan lagi" kata dokter via telpon ketika kutanyakan kapan gips bisa di lepas. Waktu itu, tanpa sadar aku teriak "horeee...!! Asyiikk.." Tapi apa yang kudapat? Setelah menanti selama hampir 4 jam di ruang tunggu ditemani bapak, akhirnya dokter ahli tulang itu datang juga. Hasil rontgen sinar X yang baru dibuat 4 jam sebelumnya itu pun diperiksa. Bolak balik, gonta ganti, bandingkan dengan hasil sebelumnya. "Kondisinya sudah bagus," aku senang sekali. "Tapi gipsnya masih harus dipasang sebulan lagi yah", kesenangan itu hanya sekian detik saja. Aku masih harus menunggu satu bulan lagi! Pemerikasaan yang berlangsung sangat singkat itu, tak sebanding dengan lamanya menunggu, membuatku pulang dengan lemas. "Udah dilepas gipsnya?" Banyak yang menanyakan setelah aku pulang dari RS. Tapi, aku hanya bisa menggeleng. Sabar, sabar, sabar, dan tunggu...
